Sunday, May 5, 2013

Fungsi Pendidikan

Selamat berkunjung kembali di Kangnas Blog, masih ingatkah sobat dengan artikel pendidikan terdahulu yang menyinggung soal Pengertian pendidikan dan Tujuan pendidikan..? posting kali ini masih dalam kategori yang sama, kita akan membahas tentang Fungsi pendidikan. Selain saya merujuk pada Tap MPR dan UU, saya juga akan menampilkan pendapat-pendapat para ahli mengenai fungsi pendidikan menurut pemikiran mereka. Ok, langsung saja sobat,,

fungsi pendidikan

Fungsi pendidikan menurut UU dan Tap MPR

Fungsi pendidikan menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS : Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Fungsi pendidikan UU No. 2 tahun 1989 : Pendidikan nasional bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Fungsi pendidikan dalam Tap MPRS No.XXVI/MPRS/1966 tentang Agama, pendidikan dan kebudayaan, bahwa tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia Pancasila sejati berdasarkan pembukaan UUD 1945

Fungsi pendidikan menurut para ahli

Vembriarto dalam buku Syafi Ma'arif (1991) dengan judul "Pendidikan Islam di Indonesia (Antara Cita dan Fakta)" berpendapat bahwa pendidikan setidaknya harus menjalankan empat macam fungsi, yaitu:
1. Transmisi kultutural; berupa pengetahuan, sikap, nilai dan norma.
2. Memilih dan mengajarkan peranan sosial:
  • Mengembangkan fasilitas untuk mengajarkan berbagai macam spekulasi.
  • Mengusahakan agar jumlah manusia yang terlatih dan memiliki spesialisasi, sesuai dengan kebutuhan.
  • Mengembangkan mekanisme untuk menyesuaiakan talenta dan bakat anak didik dengan spesialisasi.
3. Menjamin integrasi sosial, dan
4. Mengadakan inovasi-inovasi sosial

Menurut David Popenoe (1971) dalam Kun Maryati (2007:73-74), ada empat macam fungsi pendidikan :
  1. Transmisi (pemindahan) kebudayaan masyarakat.
  2. Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
  3. Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
  4. Sumber inovasi sosial.
Fungsi utama pendidikan adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak, kepribadian serta peradaban yang bermartabat dalam hidup dan kehidupan atau dengan kata lain pendidikan berfungsi memanusiakan manusia agar menjadi manusia yang benar sesuai dengan norma yang dijadikan landasannya.

Harold G. Shane dalam Muhadjir Effendy, menurutnya:
  • Pendidikan adalah cara memperkenalkan peserta didik pada keputusan soal yang timbul.
  • Pendidikan adalah cara menanggulangi masalah sosial tertentu.
  • Pendidikan adalah cara menerima dan mengimplementasikan alternatif-alternatif baru.
Christoper J.Lucas (1979) mengemukakan, pendidikan seharusnya menyimpan kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan keseluruhan aspek lingkungan hidup dan dapat memberi informasi yang paling berharga mengenai pasangan hidup masa depan di dunia, serta membantu peserta didik dalam mempersiapkan kebutuhan yang esensial untuk menghargai perubahan.

Fungsi pendidikan menurut Broom dalam Made Pidarta (2000:171) adalah :
  • transmisi budaya,
  • meningkatkan integrasi sosial atau masyarakat,
  • mengadakan seleksi dan alokasi tenaga kerja melalui pendidikan itu sendiri, dan
  • mengembangkan kepribadian
Tak terasa pembahasan tentang Fungsi pendidikan akhirnya rampung dan khatam, tak lupa saya juga menunggu pendapat para sobat yang pastinya mempunyai pemikiran berbeda-beda mengenai fungsi-fungsi pendidikan, sampai disini semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua khususnya para pembaca, terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. Wassalam.