Showing posts with label manajemen. Show all posts
Showing posts with label manajemen. Show all posts

Monday, December 30, 2013

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen - Masih bahasan seputar manajemen. Kali ini admin akan mengangkat tema tentang pengertian dan defini dari manjemen itu sendiri. Beberapa pengertian manajemen ini, berasal dari beberapa ahli sesuai dengan sudut pandang mereka masing-masing yang kebanyakan admin kutip dari buku-buku pelajaran ekonomi kelas XII. Semoga mudah dipahami dan menjadi posting yang bermanfaat.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:979-980), manajemen diartikan : Proses pemakaian sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan; Penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran.

Arifin dan Giana dalam bukunya yang berjudul Membuka Cakrawala Ekonomi 3 (2009:64), menyajikan beberapa pendapat tentang manajemen yang disampaikan oleh beberapa ahli, berikut ini:

James A. F. Stoner, dkk. (1996), mendefinisikan manajemen sebagai proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi serta menggunakan semua sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Paul Hersey dan Kenneth Blanchard, mendefinisikan manajemen sebagai suatu usaha yang di lakukan dengan dan bersama individu atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.

Siswanto (2005), memberi batasan manajemen sebagai seni dan ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pemotivasian, dan pengendalian terhadap orang serta mekanisme kerja untuk mencapai tujuan.

Setelah memaparkan beberapa pendapat di atas. Selanjutnya, beliau memberikan kesimpulan bahwa pengertian manajemen adalah suatu keahlian atau teknik untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengawasi penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan.

Sa’dyah dan Dadang dalam bukunya yang berjudul Ekonomi 3 (2009:179-180) memberikan berbagai sudut pandang yang berbeda-beda mengenai arti manajemen yang bersumber dari beberapa ahli sebagai berikut:

Pengertian Manajemen Ditinjau dari Sudut Ilmu Pengetahuan
Dari segi ilmu, pengertian manajemen dikemukakan oleh Luther Gulick. Menurut Gulick, manajemen adalah pengetahuan yang secara sistematis berusaha memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
Pengertian Manajemen Ditinjau dari Sudut Proses
Dari segi proses, pengertian manajemen dikemukan oleh George R Terry. Menurutnya, manajemen adalah proses yang khas, yang terdiri dari tindakantindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai sasaran tertentu, melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
Pengertian Manajemen Ditinjau dari Sudut Kegiatan Manusia
Menurut Harold Koontz dan Cyril O’ Donnel, manajemen adalah usaha mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
Pengertian Manajemen Ditinjau dari Sudut Seni
Menurut Mary Parker Follet, manajemen adalah seni melakukan pekerjaan melalui orang lain.
Selanjutnya, beliau juga menyimpulkan bahwa manajemen bisa diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dengan menggunakan seni dan ilmu pengetahuan.

Referensi:
  1. Chumidatus Sa’dyah dan Dadang Argo P, 2009, Ekonomi 3 : Untuk Kelas XII SMA dan MA, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional RI.
  2. Imamul Arifin dan Giana Hadi Wagiana, 2009, Membuka Cakrawala Ekonomi 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional RI.
  3. Pusat Bahasa Depdiknas, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta, 2008.

Saturday, December 28, 2013

Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

Pengertian Pemasaran - Pada posting sebelumnya, kita telah membahas secara singkat namun cukup jelas tentang pengertian uang dan keuangan. Untuk kesempatan kali ini, masih berkutat seputar masalah ekonomi. Admin akan berbagi wawasan singkat tentang pengertian pemasaran.

Berikut ini adalah beberapa pengertian pemasaran mulai dari yang merujuk pada KBBI dan Wikipedia, sampai dengan beberapa pendapat para ahli terkemuka:

Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

Pengertian pemasaran dalam KBBI (2008:1130) (1) proses, cara, perbuatan memasarkan suatu barang dagangan; (2) perihal menyebarluaskan ke tengah-tengah masyarakat.

Dalam Wikipedia bahasa Indonesia disubutkan : Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Basu Swasta (2000 : 8) dalam buku Manajemen Penjualannya menyebutkan, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa, ide kepada pasar agar dapat mencapai pasar sasaran.

Pemasaran menurut Philip Kotler (2000 : 8) adalah : Suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan produk yang bernilai dengan pihak lain.

Pengertian pemasaran menurut Djaslim Saladin (2003;1) : Suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.

Referensi:
  1. Kotler Philip, 2000, Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan Implementasi dan Pengendalian, Jilid 2, Terjemahan, Prenhalindo, Jakarta.
  2. Pusat Bahasa Depdiknas, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta, 2008.
  3. Saladin Djaslim, 2003, Intisari Pemasaran dan Unsur-Unsur Pemasaran, Linda Karya, Bandung.
  4. Swastha Basu, 2001, Manajemen Penjualan, Edisi 3, Cetakan ke 5, BPFE, Yogyakarta.
  5. id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran

Thursday, December 12, 2013

Pengertian Keuangan Menurut Para Ahli

Apa arti dari keuangan? Sebelum kita mencari tahu pengertian keuangan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu arti kata dasar dari kata tersebut, yang tak lain adalah uang. Oke, mari kita bahas satu-persatu.

Pengertian Keuangan Menurut Para Ahli

Pengertian Uang

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (2008:1766) uang diartikan : (1) Alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu; (2) harta; kekayaan.

Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.

Nah merujuk pada dua pengertian di atas, di sini admin memberikan kesimpulan bahwasannya arti dari uang adalah harta benda atau kekayaan.

Pengertian Keuangan

Setelah kita mengetahui arti dari uang seperti dijelaskan di atas. Selanjutnya kita akan membahas tentang arti keuangan.

Keuangan dalam KBBI (2008:1767) diartikan : (1) segala sesuatu yang bertalian dengan uang; (2) seluk beluk uang; (3) urusan uang; (4) keadaan uang. Contoh dalam kalimat: biaya rumah sakit tidak terjangkau oleh keuanganku. (artinya: kondisi uang/harta/kekayaanku tidak bisa menjangkau biaya rumah sakit)

Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, Keuangan adalah mempelajari bagaimana individu, bisnis, dan organisasi meningkatkan, mengalokasi, dan menggunakan sumber daya moneter sejalan dengan waktu, dan juga menghitung risiko dalam menjalankan proyek mereka. Istilah keuangan dapat berarti: (1) Ilmu keuangan dan asset lainnya; (2) Manajemen asset tersebut; (3) Menghitung dan mengatur risiko proyek.

Ridwan dan Inge (2003). Keuangan merupakan ilmu dan seni dalam mengelola uang yang mempengaruhi kehidupan setiap orang dan setiap organisasi. Keuangan berhubungan dengan proses, lembaga, pasar, dan instrumen yang terlibat dalam transfer uang diantara individu maupun antara bisnis dan pemerintah.

Referensi:
  1. Pusat Bahasa Depdiknas, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta, 2008.
  2. Sundjaja Ridwan S. & Barlian Inge, Manajemen Keuangan, edisi ke lima, Literata Lintas Media, Jakarta, 2003.
  3. Wikipedia bahasa Indonesia tentang uang dan keuangan.
Untuk lebih lengkapnya, silakan baca posting tentang pengertian manajemen keuangan.

Nah, itulah tadi sedikit wawasan tentang Pengertian Keuangan yang bisa kita pelajari bersama di kang nash blog, meski begitu singkat serta masih banyak salah kata dan ketik semoga ada guna dan manfaat yang bisa diambil, terimaksih. Sampai jumpa.

Friday, May 31, 2013

Pengertian Manajemen Risiko Menurut Para Ahli

Manajemen Risiko - Dalam pekerjaan sehari-hari (versi kecil), tanpa sadar maupun terencana sebuah resiko dari pekerjaan kita akan menghampiri kita baik yang bersifat positif (baik) maupun negatif (buruk). Oleh karena itu, diperlukan sebuah disiplin khusus (red; manajemen risiko) agar kita semua bisa memenej dengan baik semua risiko yang kita hadapi saat ini, memperbaiki akibat dari risiko yang terdahulu, dan kedepannya kita bisa sedikit menggambarkan risiko-risiko apa saja yang akan menghampiri pekerjaan/usaha kita dimasa yang akan datang.

Khusus untuk kesempatan kali ini Kang Nash Blog akan mencoba berbagi wawasan seputar Pengertian Manajemen Risiko mulai yang bersumber dari wikipedia bahasa Indonesia sampai dengan beberapa definisi dan pengertian yang disampaikan oleh beberapa ahli.

Pengertian Manajemen Risiko Menurut Para Ahli

Dalam wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwasannya manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya

Versi Australia/New Zealand Standards (1999), manajemen risiko merupakan suatu proses yang logis dan sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, mengendalikan, mengawasi, dan mengkomunikasikan risiko yang berhubungan dengan segala aktivitas, fungsi atau proses dengan tujuan perusahaan mampu meminimasi kerugian dan memaksimumkan kesempatan. Implementasi dari manajemen risiko ini membantu perusahaan dalam mengidentifikasi risiko sejak awal dan membantu membuat keputusan untuk mengatasi risiko tersebut.

Menurut NIST (Stoneburner et al.,2001;E-2), The total process of identifying, controlling and mitigating information sysytem related risks; encompasses risk assesment; cost-benefit analysis; implementation, test and security evalution of safeguards. (Manajemen risiko adalah proses dari ”mengidentifikasi, mengontrol dan meringankan sistem informasi terkait risiko” dan melingkupi pengkajian risiko, analisa manfaat biaya, dan pemilihan, implementasi, pengetesan dan evaluasi keamanan dari usaha perlindungan”.)

Pengertian Manajemen Risiko Menurut Para Ahli

Menurut Djohanputro (2008), Manajemen risiko merupakan proses terstruktur dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengukur, memetakan, mengembangkan alternatif penanganan resiko, dan memonitor dan mengendalikan penanganan resiko.

Menurut Noshworthy, 2000:600 : Implementation of measures aimed at reducing the likelihood of those threats occurring and minimising any damage if they do; Risk analysis and risk control form the basis of risk management where risk control is the application of suitable controls to gain a balance between security, usability and cost. (identifikasi dari ancaman dan implementasi dari pengukuran yang ditujukan pada mengurangi kejadian ancaman tersebut dan menimalisasi setiap kerusakan”. ”Analisa risiko dan pengontrolan risiko membentuk dasar manajemen risiko dimana pengontrolan risiko adalah aplikasi dari pengelolaan yang cocok untuk memperoleh keseimbangan antara keamanan, penggunaan dan biaya)

Menurut Clough and Sears (1994) Manajemen risiko didefinisikan sebagai suatu pendekatan yang komprehensif untuk menangani semua kejadian yang menimbulkan kerugian.

Smith (1990) mendifinisikan manajemen resiko sebagai proses identifikasi, pengukuran, dan kontrol keuangan dari sebuah resiko yang mengancam aset dan penghasilan dari sebuah perusahaan atau proyek yang dapat menimbulkan kerusakan atau kerugian pada perusahaan tersebut.

Menurut William, et.al.,1995,p.27 Manajemen risiko juga merupakan suatu aplikasi dari manajemen umum yang mencoba untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menangani sebab dan akibat dari ketidakpastian pada sebuah organisasi.

Menurut Siahaan (Manajemen Risiko : 2007), manajemen risiko adalah perbuatan (praktik) dengan manajemen risiko, menggunakan metode dan peralatan untuk mengelola risiko sebuah proyek.

Menurut Tampubolon (Risk Management;2004) Manajemen risiko juga dapat diartikan sebagai kegiatan atau proses yang terarah dan bersifat proaktif, yang ditujukan untuk mengakomodasi kemungkinan gagal pada salah satu, atau sebagian dari sebuah transaksi atau instrumen.

Menurut Fahmi (2010;2) Manajemen resiko adalah suatu bidang ilmu yang membahas tentang bagaimana suatu organisasi menerapkan ukuran dalam memetakan berbagai permasalahan yang ada dengan menempatkan berbagai pendekatan manajemen secara komprehensif dan sistematis.

Menurut Dorfman, (1998;9) Manajemen risiko dikatakan sebagai suatu proses logis dalam usahanya untuk memahami eksposur terhadap suatu kerugian.

Menurut pandangan Siagian dan Sekarsari (2001), Manajemen risiko adalah luas tidak hanya terfokus pada pembelian asuransi tapi juga harus mengelola keseluruhan risiko-risiko organisasi. Definisi tentang manajemen risiko memang bermacam-macam, akan tetapi pada dasarnya manajemen risiko bersangkutan dengan cara yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk mencegah ataupun menanggulangi suatu risiko yang dihadapi (Kerzner, 2004)

Menurut Djojosoedarso (2003;4) manajemen risiko adalah pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam penanggulangan resiko, terutama resiko yang dihadapi oleh organisasi/perusahaan, keluarga dan masyarakat. Jadi mencakup kegiatan merencanakan, mengorganisir, menyusun, memimpin/mengkordinir, dan mengawasi (termasuk mengevaluasi) program penanggulangan resiko.

Demikianlah sedikit wawasan tentang Pengertian Manajemen Risiko yang bisa kita pelajari bersama di +kang nash blog, meski masih banyak salah kata dan ketik semoga ada guna dan manfaat yang bisa kita ambil, terimaksih. Wassalam

Saturday, May 18, 2013

Pengertian Manajemen Proyek Menurut Para Ahli

Manajemen Proyek

Dalam penyelenggaraan suatu proyek, bermacam aktifitas akan dan/atau harus siap dihadapi. Oleh karena itu, diperlukan manajemen yang baik sehingga pada akhirnya proyek dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pelaksanan proyek harus diselenggarakan secara menyeluruh mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoor-dinasian serta pengawasan dalam proyek. Dan sebelum kita melangkah lebih jauh dalam pembahasan manajemen proyek, khusus posting kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Manajemen Proyek itu sendiri.

Pengertian Manajemen Proyek, Pengertian Manajemen Proyek Menurut Para Ahli

Menurut PMBOK (Project Management Body of Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), keterampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

Menurut IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) manajemen proyek adalah pengelolaan jalannya proses konstruksi secara menyeluruh yang dimulai sejak proses tahap persiapan inisiatif proyek, yaitu tahap perumusan kebutuhan atau gagasan proyek, penyusunan anggaran dan jadwal pembangunan secara keseluruhan sampai dengan selesainya proses pelaksanaan konstruksi termasuk masa pemeliharaan serta proccurement ’pengadaan’ peralatan dan perlengkapan bangunan.

Pengertian Manajemen Proyek Menurut Para Ahli

Manajemen proyek menurut Sukanto : “Usaha merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoor-dinasi serta mengawasi kegiatan dalam proyek sedemikian rupa sehingga sesuai dengan jadwal waktu serta anggaran yang telah ditetapkan”.

Menurut Garold D. Oberlender : Manajemen proyek adalah Seni dan ilmu dalam mengkoordinasikan manusia, peralatan, material, uang dan jadwal untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu tepat waktu dan dalam batas biaya yang disetujui.

Menurut Chase, Aquilano, Jacobs (2001;58) Manajemen proyek dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengarahan, dan pengaturan sumber daya (manusia, peralatan, bahan baku) untuk mempertemukan bagian teknik, biaya dan waktu suatu proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut H. Kerzner dalam Soeharto (1997;28) : Manajemen proyek adalah merencanakan, menyusun organisasi, memimpin dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Lebih jauh lagi manajemen proyek menggunakan pendekatan sistem dan hierarki (arus kegiatan) vertikal dan horizontal..

Menurut Olson (2003;16) manajemen proyek adalah aplikasi sumber daya yang mencakup pengetahuan, peralatan, dan teknik untuk merancang aktivitas proyek dan kebutuhan proyek.

Menurut Hughes dan Cotteral (2002;8-9) manajemen proyek adalah suatu cara untuk menyelesaikan masalah yang harus dipaparkan oleh user, kebutuhan user harus terlihat jelas dan harus terjadi komunikasi yang baik agar kebutuhan user bisa diketahui.

Dalam buku Information Technology Project Management 4th edition karangan katy, manajemen proyek ialah aplikasi dari ilmu pengetahuan, keterampilan, alat-alat dan teknik untuk aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut Schawalbe (2004;8) manajemen proyek merupakan aplikasi dari ilmu pengetahuan, skill, tools, dan teknik untuk aktifitas suatu proyek dengan maksud memenuhi atau melampaui kebutuhan stakeholder dan harapan dari sebuah proyek.

Menurut Budi santoso (2003;3) manajemen proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu. Manajemen proyek mempergunakan personel perusahaan untuk ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek.

Menurut Wulfram I. Ervianto (2003:19) Manajemen proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) samapi selesainya proyek untuk menjamin biaya proyek dilaksanakan tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu.

Menurut Nicholas (2001;9) manajemen proyak adalah manajemen yang lebih sederhana, yang operasi-operasinya berulang damana pasar dan teknologinya dapat diprediksi, ada kepastian tentang antisipasi hasil, lebih sedikit organisasi yang dilibatkan.

Seperti pada posting terdahulu "Pengertian Manajemen Pemasaran", sebelum mengakhiri artikel tentang pengertian manajemen pemasaran yang dikemukakan oleh beberapa ahli diatas, mungkin dari beberapa sobat pengunjung Kangnas Blog ada yang ingin menambahkan atau melengkapi artikel manajemen pemasaran diatas, silakan Sobat manfaatkan kolom komentar dibawah, sampai disini semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua khususnya para pembaca, terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. Wassalam.

Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Manajemen Pemasaran

Halo Sobat pengunjung setia Kangnas Blog yang semoga aja makin betah dan ketagihan untuk berkunjung kembali di blog kesayanganku ini, pada posting terdahulu kita telah membahas tentang Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli. Nah, pada kesempatan yang berbahagia ini, masih melanjutkan pembahasan kita seputar Manajemen, update Saya kali ini akan membahas tentang Pengertian Manajemen Pemasaran. Ok, silakan menikmati sajian artikel dibawah, semoga bermanfaat.

Dalam Wikipedia bahasa Indonesia disebutkan Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba.

Menurut American Marketing Association, Manajemen Pemasaran adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi pemasaran total, termasuk tujuan perumusan tujuan pemasaran, kebijakan pemasaran, program pemasaran dan strategi pemasaran, yang ditujukan untuk menciptakan pertukaran yang dapat memenuhi tujuan individu maupun organisasi.

Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Menurut Philip Kotler/Armstrong (2002:14), yang diterjemahkan Wilhelmus W. Bakowatun menyebutkan bahwa : “Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi”

Menurut Philip William J. Shultz (dalam buku Prof. Dr. H. Buchari Alma, “Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa”, cetakan-7, 2005, p130), Manajemen pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dari perusahaan.

Menurut Lupiyo Adi (2006:6) dikatakan bahwa : “Manajemen pemasaran adalah suatu analisis, perencana, pelaksanaan serta kontrol program-program yang telah direncanakan dalam hubungannya dengan pertukaran-pertukaran yang diinginkan terhadap konsumen yang dituju untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun bersama”.

Pengertian manajemen pemasaran dalam buku "Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku Konsumen (Dharmmesta & Handoko, 1982)" adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan.

Menurut Swastha (1995 : 5) : penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan.

Menurut John W. Mullins, Marketing management is the process of analyzing, implementing, coordinating, and controlling programs, involving the conception, pricing, promotion, and distributions of products, services and ideas designed to create and maintain beneficial exchanges with target market for the purpose of achieving organizational objectives.

Pengertian manajemen pemasaran menurut Peter R. Dickson, Marketing management is the many and variate organizational activities involved in understanding what consumer want and how they behave.

Menurut Sofyan Assauri (2004) Manajemen Pemasaran merupakan kegiatan menganalisis, merencanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan semua kegiatan yang terkait dengan perancangan dan peluncuran produk, pengkomunikasian, promosi dan pendistribusian produk tersebut, rnenetapkan harga dan mentransaksikannya, dengan tujuan agar dapat memuaskan konsumennya dan sekaligus dapat mencaapi tujuan organisasi perusahaan jangka panjang.

Menurut Winardi : “Manajemen pemasaran adalah proses pengambilan keputusan, perencanaan, pengawasan aspek-aspek pemasaran sesuatu perusahaan sehubungan dengan konsep pemasaran, di dalam sistem pemasaran.”

Menurut William J. Stanton : Manajemen pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran dengan pasar yang dituju, dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi.

Pengertian manajemen pemasaran dalam buku Marketing management: A strategic approach with a global orientation (Boyd, Walker, Larreche, 1998, p.16) adalah suatu proses analisis, perencanaan, implementasi, koordinasi dan pengendalian program pemasaran yang meliputi kebijakan produk, harga, promosi, dan distribusi dari produk, jasa, dan ide yang ditawarkan untuk menciptakan dan meningkatkan pertukaran manfaat dengan pasar sasaran dalam upaya pencapaian tujuan organisasi.

Itulah tadi beberapa pengertian manajemen pemasaran yang dikemukakan oleh beberapa ahli yang saya ambil dari berbagi sumber. Dan sebelum mengakhiri posting diatas, seperti biasanya mungkin dari beberapa sobat pengunjung Kangnas Blog ada yang ingin menambahkan atau melengkapi artikel manajemen pemasaran diatas, silakan Sobat manfaatkan kolom komentar dibawah, sampai disini semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua khususnya para pembaca, terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. Wassalam.

Tuesday, May 14, 2013

Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli

Manajemen Keuangan

Ngomongin masalah uang, saya jadi teringat sebuah ungkapan :
Orang yang gila akan uang, Tanpa uang Dia akan semakin gila
Tapi bener juga sih, kalau itu semua disebabkan bilamana seseorang yang ketika lagi banyak uang dia kurang bisa memenej dengan baik semua aktivitas keuangannya. Terlebih latar belakang kehidupan sebelumnya dia adalah seseorang yang terhipnotis akan sebuah jabatan atau pangkat yang cukup menggiurkan + dia suka berfoya-foya, dan ketika jatuh (tidak punya pangkat, jabatan dan tidak bisa berfoya-foya) dia sulit mecari pekerjaan yang bisa menghasilkan banyak uang dan pada akhirnya dia gila lalu mencari jalan pintas...........! Naudzu billah min dzalik

Dengan sedikit latar belakang diatas, meski gak nyambung banget? dengan posting saya kali ini yang akan membahas tentang Pengertian Manajemen Keuangan, tapi saya tetep nekad aja, terimakasih.

Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli

Pengertian manajemen keuangan menurut Liefman : Manajemen Keuangan merupakan usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau memperoleh aktiva.

Pengertian manajemen keuangan menurut Erlina, SE. Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund).

Pengertian manajemen keuangan menurut Depdiknas : Manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan.

Pengertian manajemen keuangan menurut Prawironegoro : Aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh modal yang semurah-murahnya dan menggunakan seefektif, seefisien, dan seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.

Pengertian manajemen keuangan menurut Suad Husnan : Manajemen Keuangan ialah manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.

Pengertian manajemen keuangan menurut Bambang Riyanto : keseluruhan aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut se-efisien mungkin.

Pengertian manajemen keuangan menurut Agus Sartono : Manajemen keuangan dapat diartikan sebagai manajemen dana baik yang berkaitan dengan pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan secara efisien. (2001:6)

Pengertian manajemen keuangan menurut JF Bradley : Manajemen keuangan adalah bidang manajemen bisnis yang ditujukan untuk penggunaan model secara bijaksana & seleksi yang seksama dari sumber modal untuk memungkinkan unit pengeluaran untuk bergerak ke arah mencapai tujuannya.

Pengertian manajemen keuangan menurut Brigham dan Houston yang diterjemahkan oleh Dodo, H. Dan Herman, W. yaitu “Manajemen keuangan merupakan bidang yang terluas dari tiga bidang keuangan, dan memiliki kesempatan karir yang sangat luas”

Pengertian manajemen keuangan menurut Grestenberg : how business are organized to acquire funds, how they acquire funds, how the use them and how the prof ts business are distributed.

Pengertian manajemen keuangan menurut Sutrisno : Manajemen Keuangan adalah Sebagai semua aktivitas perusahaan dengan usaha-usaha mendapatkan dana perusahaan dengan biaya yang murah serta usaha untuk menggunakan dan mengalokasikan dana tersebut secara efisien. (2003:3)

Pengertian manajemen keuangan menurut J. L. Massie : Manajemen keuangan adalah kegiatan operasional bisnis yang bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan dana yang diperlukan untuk sebuah operasi yang efektif dan efisien.

Pengertian manajemen keuangan menurut Weston dan Copeland yang diterjemahkan oleh Jaka, W. dan Kirbrandoko yaitu sebagai berikut: “Manajemen keuangan dapat dirumuskan oleh fungsi dan tanggung jawab para manajer keuangan. Fungsi pokok manajemen keuangan antara lain menyangkut keputusan tentang penanaman modal, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden pada suatu perusahaan”

Pengertian manajemen keuangan menurut Sonny, S. (2003). Manajemen keuangan adalah aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menggunakan dana, dan mengelola asset sesuai dengan tujuan perusahaan secara menyeluruh.

Pengertian manajemen keuangan menurut Howard & Upton : Manajemen keuangan adalah penerapan fungsi perencanaan & pengendalian fungsi keuangan.

Pengertian manajemen keuangan menurut James Van Horne : Manajemen Keuangan adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva dengan tujuan menyeluruh.

Dan diakhir update artikel yang membahas tentang Pengertian Manajemen Keuangan, mungkin dari beberapa sobat pengunjung Kangnas Blog ada yang ingin menambahkan atau melengkapi posting diatas silakan Anda memanfaatkan kolom komentar dibawah, sampai disini semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua khususnya para pembaca, terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. Wassalam.